Minggu, Agustus 14, 2022
BerandaKonsultasiTaubat Atas Perbuatan Syirik

Taubat Atas Perbuatan Syirik

spot_img
spot_img

Taubat Atas Perbuatan Syirik

Pertanyaan :

Niesha – Jakarta

Assalamua’alaikum Wr. Wb.
Saya ingin bertanya bagamana tata cara bertaubat atas perbuatan syirik yang telah dilakukan. Apakah kita harus melaksanakan shalat taubat? Bagaimana tata cara shalat taubat? Jika tidak hapal bacaan surat yang harus dibaca pada shalat taubat, apakah bisa digantikan dengan bacaan surat yang lain.Atas bantuannya diucapkan terima kasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.
Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d

Dosa syirik memang disebutkan sebagai dosa yang tidak bisa diampuni. Di dalam Al-Quran Al-Karim disebutkan :

Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar. (QS. An-Nisa : 48)

Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.(QS. An-Nisa : 116)

Namun oleh para ulama bahwa yang dimaksud dengan dosa syirik tidak akan diampuni bila belum bertaubat selama hidupnya hingga wafat. Dimana dosa yang lain bisa saja diampuni Allah SWT meski tidak sempat taubat dan dosanya dihapuskan. Tapi khusus dosa syirik, harus ada permintaan ampun secara khusus selama masih hidup di dunia ini.

Diantara jalan untuk taubat adalah dengan memenuhi ketentuan berikut ini :

Adanya penyesalan yang merasuk ke dalam hati atas apa yang pernah dilakukannya itu.
Meminta ampun kepada Allah seta bermohon agar catatan amal buruknya itu dihapuskan selam di dunia ini.
Tidak mengulangi dan meninggalkan seluruhnya semua perbuatan yang demikian itu.
Dan lebih baik bila perbuatan buruk itu dihapus dengan perbuatan baik yang besar karena Allah berfirman : ”Sesungguhnya amal baik itu menghapus amal yang buruk”.

Sedangkan masyru’iyah shalat khusus yang namanya shalat taubah oleh sebagian fuqaha dianggap kurang kuat dalilnya. Karena oleh sebagian ulama hadits dianggap hadits hasan gharib.

Namun kalangan Al-Hanafiyah dan Asy-Syafi’iyah menegaskan adanya sunnah shalat Taubah ini. Dengan menggunakan dasar hadits berikut :

Tiada seorang hamba yang melakukan sebuah dosa lalu dia wudhu` dan melakukan shalat dua rakaat dan memohon ampun kepada Allah SWT, kecuali Allah SWT telah mengampuni dosanya”. (HR. Abu Daud dan Tirmizy)

Dari hadits di atas dapat dipahami bahwa shalat taubat itu adalah shalat biasa dengan dua rakaat, dengan bentuk dan bacaan yang biasa atau umum saja. Baru sesudahnya dia melakukan mohon ampun atau istighfar atas dosa-dosanya.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

 

source : SyariahOnline

Pusat Konsultasi Syariah

 

Taubat Atas Perbuatan Syirik

 

spot_img
spot_img
spot_img
Artikulli paraprakMengapa Syiah Berkembang Cukup Pesat?
Artikulli tjetërSihir
RELATED ARTICLES
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Panduan Ngaji Merdu Indah dan Tartil Komplit Sampai Bisa , KLIK GAMBAR
Panduan Ngaji Merdu Indah dan Tartil Komplit Sampai Bisa , KLIK GAMBAR

Recent Comments