Jumat, Januari 20, 2023
spot_img
BerandaKisahSegelas Air

Segelas Air

Segelas Air

SUATU hari tampak Khalifah Harun AI-Rasyid salah seorang Khalifah dari Dinasti Bani Abbasiyah yang terkenal dengan kebaikan dan kesolehannanya, seorang khalifah yang sangat tawaddu’.

Suatu hari beliau duduk dengan gelisah dan tidak tahu apa sebabnya, tampak duduknya tidak tenang, sekali-kali berdiri dan kemudian duduk kembali begitu seterusnya. Khalifah Harun Al- Rasyid memerintahkan salah seorang pengawalnya untuk mengundang seorang ulama ‘yang sholeh dan tawaddu’ pada masa itu, seorang ulama’ yang tidak pernah mau dekat dan menerima jabatan apapun dari Khalifah dan hal itu membuat Khalifah Harun AI-Rasyid sangat menghormatinya, yaitu Abu As Sammak.

Ketika Abu As Sammak datang kehadapannya, Khalifah langsung berkata “nasehatilah aku, wahai Abu As Sammak, ulama’ yang baik dan berpendirian teguh,” demikian mulia permohonan dari Khalifah yang mempunyai kekuasaan tiada banding kala itu kepada seorang ulama yang sangat bersahaja datang kehadapannya dengan berjalan kaki.

Pada saat itu datang seorang pelayan dengan membawa segelas air untuk Khalitah Harun AI-Rasyid, dan ketika dia bersiap untuk meminumnya, Abu As-Sammak berkata : “Tunggu sebentar wahai Amirul Mukminin. Demi Allah, aku mengharap agar pertanyaanku dijawab dengan kejujuranmu. Seandainya anda berada dalam kehausan yang tak tertahan lagi, tapi segelas air ini tak dapat anda minum, berapa harga yang bersedia anda bayar demi melepaskan dahaga?”.

“Setengah dari yang kumiliki,” ujar sang Khalifah dan langsung meminum segelas air tersebut. Beberapa saat kemudian setelah sang Khalifah meminum segelas air tersebut, Abu As- Sammak bertanya kembali, “seandainya apa yang telah anda minum tadi tak dapat keluar kembali, sehingga mengganggu kesehatan anda, berapakah anda bersedia membayar untuk kesembuhan anda?”.

“Setengah dari yang kumiliki,” jawab Khalifah Harun AI- Rasyid tegas. “Ketahuilah bahwa seluruh kekayaan dan kekuasaan di dunia yang nilainya hanya seharga segelas air tidak wajar diperebutkan atau dipertahankan tanpa hak dan kebenaran,” kata Abu As Sammak kepada Khalifah Harun AI-Rasyid.

Khalifah Harun AI-Rasyid yang kekuasaannya meliputi negara yang amat luas dan Bani Abbasiyah dalam puncak kejayaan membenarkan ucapan Abu As Sammak, demikian agung dan jujur Khalifah Harun Al- Rasyid begitu juga dengan Abu As Sammak yang berani dan tegas terhadap penguasa.Β Feri Wahyudi. Sabili

100% GRATIS

Langganan update artikel islami kami

Siapa tau artikel yang dibaca bisa menjadi cahaya ilmu dihati kita

Terima kasih telah membaca artikel diwebsite kami.

Referensi Muslim Tervaforit DISINI :

Β 

Β 

Β 

FOLLOW MEDIA SOSIAL KLIK MUSLIM :Β Β πŸ‘‡

Facebook KLIK MUSLIM

Twitter KLIK MUSLIM

Telegram KLIK MUSLIM

Google My Business KLIK MUSLIM

Β 

Tumble KLIK MUSLIM

Linked In KLIK MUSLIM

Β 

Pinterest KLIK MUSLIM

Reddit KLIK MULSIM

Youtube KLIK MUSLIM

Medium KLIK MUSLIM

Dukung kami dengan berbelanja produk-produk muslim bergaransi 100%Β  original dan berkualitas di toko online kami KLIK MUSLIM SHOP yang bisa Anda kunjungi dg cara klik link toko online kami di menu navigasi .

100%Β  original.

πŸ‘‡

Terima kasih telah membaca artikel diwebsite kami.

Jika Anda mendapatkan manfaat setelah membaca artikel diatas. Mohon berkenan untuk membantu menyebarkannya ke yang lain dg cara membagikan link website ini denganΒ mengklik tombol media sosial yang ada dibawah ini.

Β 

100% GRATIS

Langganan update artikel islami kami

Siapa tau artikel yang dibaca bisa menjadi cahaya ilmu dihati kita

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya
Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

100% GRATIS

Langganan update artikel islami kami

Siapa tau artikel yang dibaca bisa menjadi cahaya ilmu dihati kita

Terpopluer

Paling Trending

Paling Awal

Update Contents
KLIK MUSLIM We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications