Sabtu, Agustus 13, 2022
BerandaKonsultasiBertaubat Tetapi Masih Pakai Tato

Bertaubat Tetapi Masih Pakai Tato

spot_img
spot_img

Bertaubat Tetapi Masih Pakai Tato

 

Pertanyaan :

Hamba Allah – Kuningan – jakarta selatan

 

Assalamualaikum

Ustad, Saya ingin bertanya mengenai Tato, karena salah seorang teman saya yang tadinya nakal, saat ini ingin bertaubat. Dia sudah rajin sholat dan rajin datang ke tempat kajian2 islam, tetapi sampai saat ini di badannya masih ada tato permanen. Bagai mana hukumnya, bagai mana sholat dan ibadah yang sudah dia kerjakan ? apakah di terima? Terima kasih sebelumnya, saya mohon ustad menjawab pertanyaan saya ini.

Wassalamualaikum

 

 

Jawaban:

Assalamu `alaikum Wr. Wb.
Al-Hamdulillahi Rabbil `Alamin, Washshalatu Wassalamu `Alaa Sayyidil Mursalin, Wa `Alaa `Aalihi Waashabihi Ajma`in, Wa Ba`d

Sebenarnya tato yang dilukiskan di atas kulit manusia tidak menutupi kulit dari air wudhu, sehingga tidak ada masalah dengan syah tidaknya wudhu` dan shalat. Berbeda dengan cat yang membentuk lapisan tersendiri sehingga menghalangi tersntuhnya kulit dari air wudhu atau air mandi janabah.

Sedangkan tato itu sesungguhnya sudah merupakan bagian dari kulit dimana di dalamnya telah dimasukkan zat yang dapat mewarnai kulit itu menjadi gambar yang tidak bisa dikelupas atau dihapus. Gambar tato itu adalah kulit itu sendiri.

Namun yang jadi masalah justru pada pembuatan tato itu. Membuat tato itu adalah perbuatan haram dan dilaknat oleh Rasulullah s.a.w., seperti tersebut dalam hadisnya: “Rasulullah s.a.w. melaknat perempuan yang mentato dan minta ditato, dan yang mengikir gigi dan yang minta dikikir giginya.” (Riwayat Thabarani)

Tato, yaitu memberi tanda pada muka dan kedua tangan dengan warna biru dalam bentuk ukiran. Sebagian orang-orang Arab, khususnya kaum perempuan, mentato sebagian besar badannya. Bahkan sementara pengikut-pengikut agama membuatnya tato dalam bentuk persembahan dan lambang-lambang agama mereka, misalnya orang-orang Kristen melukis salib di tangan dan dada mereka. Perbuatan-perbuatan yang rusak ini dilakukan dengan menyiksa dan menyakiti badan, yaitu dengan menusuk-nusukkan jarum pada badan orang yang ditato itu. Semua ini menyebabkan laknat, baik terhadap yang mentato ataupun orang yang minta ditato.

Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.

source : Syariah Online

Pusat Konsultasi Syariah

 

Bertaubat Tetapi Masih Pakai Tato

 

 

spot_img
spot_img
spot_img
RELATED ARTICLES
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Panduan Ngaji Merdu Indah dan Tartil Komplit Sampai Bisa , KLIK GAMBAR
Panduan Ngaji Merdu Indah dan Tartil Komplit Sampai Bisa , KLIK GAMBAR

Recent Comments